Blog Log:
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Ansav, Terbaik Di Kelasnya
Yo semuanya, selamat berjumpa kembali di Ronstaldo's Blog dengan ane ople disini sebagai satu-satunya admin (buat sekarang) disini T^T.
Beberapa waktu kemarin flashdisk ane terjangkit virus HIV
classic (bukan nama virus) dari generasi window XP
yah meskipun classic tapi ngeselin, virusnya sih emang ga seberapa dan kagak
ngerusak tapi nyembunyiin file yang ada di flashdisk ane -_- . Ane scan sih kagak ketemu meskipun pake antivirus yang up-to-date
tiap hari, satu satunya cara buat ngerecover adalah pake antivirus classic juga
dan yang langsung terlintas dipikiran ane adalah Ansav.
Ansav, ya Ansav antivirus dari "masa lampau" dan salah satu antivirus favourite ane dari jaman ane masih sekolah
dulu (jadi keliatan deh tuanya :p).
Yang ane suka dari antivirus ini adalah selain karena ini buatan anak
negeri juga karena antivirus ini punya fitur Hidden Revealer.
Hidden Revealer ini adalah fitur unik yang dimiliki Ansav, karena
dengan fitur ini kalian bisa "mengembalikan" file-file yang "disembunyikan" oleh virus. Fitur ini belum ane temukan di antivirus-antivirus lain
baik lokal ataupun interlokal non-lokal dan fitur inilah yang menjadi
nilai lebih dari Ansav.
Buat kalian yang mau mencoba memasang antivirus ini ane saranin buat
menginstal antivirus lain sebagai antivirus utama karena Ansav sudah lama tidak
meng-update virus definition-nya entah karena alasan apa tapi virus
definition-nya sudah terlalu jadul, far too classic.
Plus
|
Minus
|
Ukuran
kecil, sekitar 2 MB
|
Virus
Definition terakhir sekitar tahun 2010 pertengahan
|
UI
mudah dipahami
|
Sangat
tidak disarankan di jadikan antivirus utama
|
Hidden
Revealer, fitur yang tidak ditemukan di antivirus lain
|
|
Ada
bahasa Indonesia
|
Overall Rate: mungkin satu-satunya hal yang bermanfaat dari antivirus
ini adalah Hidden Revealernya, yang lainnya ... meh.
Oke hanya segitu saja pembahasan minggu ini
Bye
Salam Random
-ople-
NB: kayaknya ini pembahasan paling singkat yang pernah ane bahas sejauh
ini di Ronstaldo’s Blog ini :’v
Cara Aman Mencabut Flashdisk Tanpa Ritual "Safe Remove"
Yo Mann ~w~d, balik lagi sama ane Ople si Blogger Random yang mencoba menjadi Blogger Profesional :v /
Kali ini yang mau ane bahas adalah bagaimana cara aman mencabut flashdisk tanpa ritual "Safe Remove" (dari judulnya juga udah ketauan kan :v)
Flashdisk, di jaman sekarang yang katanya "serba modern" ini siapa sih yang kagak tau flashdisk? Ya benda yang satu ini sudah menjadi benda yang wajib dimiliki oleh para pelajar, apalagi buat kalian yang "para mahluk" yang tiap harinya berkecimpung di dunia per-komputer-an. Tapi apakah kalian tau bagai mana cara mencabut flashdisk yang aman dan cepat? Oleh karena itulah ane disini akan berbagi tips buat kalian semua :v /.
Jika memakai cara tradisional yaitu dengan menggunakan "Safe Remove" akan sedikit memakan waktu dan ane pikir kurang effective dalam memanfaatkan waktu (cia elah ane ngomong apaan) mungkin akan lebih cepat jika langsung cabut aje tapi cara itu sangatlah tidak disarankan karena ada kemungkinan yang akan terjadi yaitu 1. Data akan ada yang corrupt/hilang 2. Flashdisk akan cepat rusak. Sukur-sukur kalo ga apa apa, tapi kan lebih baik mencegah dari pada mengobati. Jika dibandingkan dengan Floppy Disk (generasi 90's pasti tau benda keramat ini :v) maka Flashdisk jauh lebih ribet karena Floppy Disk hanya menbutuhkan satusentuhan lembut kali menekan tombol dan beres sudah semua perkara.
Kali ini yang mau ane bahas adalah bagaimana cara aman mencabut flashdisk tanpa ritual "Safe Remove" (dari judulnya juga udah ketauan kan :v)
Flashdisk, di jaman sekarang yang katanya "serba modern" ini siapa sih yang kagak tau flashdisk? Ya benda yang satu ini sudah menjadi benda yang wajib dimiliki oleh para pelajar, apalagi buat kalian yang "para mahluk" yang tiap harinya berkecimpung di dunia per-komputer-an. Tapi apakah kalian tau bagai mana cara mencabut flashdisk yang aman dan cepat? Oleh karena itulah ane disini akan berbagi tips buat kalian semua :v /.
Jika memakai cara tradisional yaitu dengan menggunakan "Safe Remove" akan sedikit memakan waktu dan ane pikir kurang effective dalam memanfaatkan waktu (cia elah ane ngomong apaan) mungkin akan lebih cepat jika langsung cabut aje tapi cara itu sangatlah tidak disarankan karena ada kemungkinan yang akan terjadi yaitu 1. Data akan ada yang corrupt/hilang 2. Flashdisk akan cepat rusak. Sukur-sukur kalo ga apa apa, tapi kan lebih baik mencegah dari pada mengobati. Jika dibandingkan dengan Floppy Disk (generasi 90's pasti tau benda keramat ini :v) maka Flashdisk jauh lebih ribet karena Floppy Disk hanya menbutuhkan satu
Okey kini kita masuk ke pembahasan, tanpa ba-bi-bu kita langsung saja kepada langkah langkahnya:
1. Pasang Flashdisk :youdontsay:
Sebelum mencabut FDD (disingkat bos :v) pastikan flashdisk sudah terpasang di Kompi / Lapy kalian selanjutnya jalankan tools "Device Manager" di Windows anda (Ya, ini memang diperuntukan bagi kalian pengguna OS Windows dan maaf bagi kalian pengguna OS selain itu ane ga tau caranya ._.v)
Caranya cukup dengan "menekan" tombol Windows lalu ketikan "device manager" di search bar.
2. Cari Disk Drives
Setelah itu carilah bagian Disk Drives dan klik dua kali pada nama Flashdisk yang akan di set dan setelah itu akan muncul sebuah menu.
3. Pilih Quick Removal
Pada menu tersebut pilih tab Pilicies dan carilah bagian Removal Policy. Kemudian pilih Quick Removal (default). Dengan cara ini baik USB maupun Windows kagak bakalan membuat cache sehingga FDD bisa langsung dilepas setelah selesai dipakai.
Langkah ini emang ribet pada awalnya tapi ini cuma di set 1 kali di awal doang jadi untuk mencabut FDD yang kedua kalinya ga perlu di set lagi. Dan meski cara ini cara yang aman untuk mencabut FDD kalian namun tetap saja jangan langsung cabut FDD kalian ketika sedang mengunakannya seperti meng-copy, memainkan game dari FDD, mendengarkan musik dari FDD, menoton film dari FDD, dll.
Sumber:
Semoga bermanfaat
Salam Random
-ople-
Tips dan Trik Menggunakan Google
Yo para pembaca! (~w~)d
Udah lama kan kagak liat update post dari blog ane ini? Maaf karena
kemaren kemaren jaringan ane lagi semrawut dan baru normal beberapa hari
terakhir tapi masa berlaku paket internet ane keburu abis jadi kagak sempet
buka buka blog cuma bisa browsing di sosmed dan Google doank juga main beberapa
game online yang kagak makan banyak koneksi ( ̄へ ̄).
Kali ini ane mau bahas tentang Google. Siapa yang kagak kenal sama Google?
Situs pencari yang serba tau segala hal ini menjadi situs wajib yang di
kunjungi (setidaknya buat ane). Semua hal yang ada di internet bisa dicari dari
sini, bahkan banyak hacker dan cracker pun memanfaatkan Google. Tidak heran
mereka memanfaatkan situs ini, karena jika anda tau trik trik menggunakannya
maka anda bisa mengakses segala hal dan kali ini ane mau share beberapa trik
yang ane tau.
Mencari dengan sinonim
Mencari dengan sinonim mungkin akan lebih tepat menuju hal yang kalian
cari. Manualnya dengan nyobain satu satu sinonim dari hal yang ingin kalian
cari tapi itu akan lebih memakan waktu karena harus mencobanya satu persatu
namun ada hal yang lebih mudah di lakukan yaitu dengan menggunakan simbol [~]
di depan istilah yang ingin kalian cari. Misalnya anda mencari drama colossal
maka tuliskan drama ~colossal agar hasil yang di peroleh akan tidak hanya
colossal tapi juga mendapatkan hasil penelusuran yang berkenaan dengan
colossal.
Susunan Kata
Penyusunan kata dalam mencari informasi juga sangat penting karena akan
mempengaruhi hasil yang akan kita dapatkan, oleh karena itu tidak ada salahnya
jika kita menggunakan susunan kata yang berbeda agar mendapatkan informasi yang
lebih beragam.
Kalo kalian menggunakan kata yang berulang, maka hasil yang akan muncul
akan sama saja. Lain cerita jika kita menggunakan ekspresi tambahan.
Diantaranya:
·
[spasi] yang diartikan sebagai
“dan” oleh Google. Contoh: Jika kita ingin mencari dokumen/arsip/informasi
mengandung kata Music dan Player maka kita cukup menuliskan [ Music Player ].
·
[ OR ] yang diartikan sebagai
“atau” oleh Google. Contoh: Jika kita ingin mencari dokumen/arsip/informasi
mengandung kata Music dan Game maka kita cukup menuliskan [ Music OR Game ].
·
Minus [-] diartikan sebagai
“bukan” oleh Google. Contok: Jika kita ingin mencari dokumen/arsip/informasi
yang mengandung kata ”Music” tapi tidak mengandung kata “Demo” maka kita cukup
menuliskan [ Music –Demo ].
·
Jika ingin menggunakan ekspresi
yang lebih terperinci lagi maka kita bisa menggunakan tanda kurung [( )].
Contoh: Jika kita ingin mencari dokumen/arsip/informasi yang mengandung kata
DVD dan CD atau DVD dan Disc namun tidak ketiganya, maka tulislah [ DVD (CD OR
Disc) ].
·
Satu lagi ekspresi yang perlu anda
ketahui bahwa dalam Google, asterik [*] akan diartikan sebagai satu kata, bukan
karakter. Misalnya jika kita menuliskan [ dalam * ] maka Google akan
menganggapnya sebagai [ dalam rumah ], [ dalam buku ], [ dalam sumur ], and
something like that pokonye. (tadinya mau bikin artikel serius tapi entah
kenapa jari dan pikiran ane ga bisa serius).
·
Jika kita ingin mencari sesuatu
dengan kalimat utuh maka kita bisa menggunakan tanda petik [“]. Contohnya: Jika
kita ingin mencari Film Will Smith tanpa harus kata-kata random yang biasanya
iseng disisipkan oleh Google maka kita cukup dengan menuliskan [ “Film Will
Smith” ].
Ada beberapa kata yang tidak akan di anggap oleh Google dan tidak akan
berpengaruh jika kita tambahkan dalam kolom pencarian (kecuali jika didalam
tanda petik tentunya). Diantaranya adalah “the”, “i”, “you”, “and”, “a”, “of”,
dan sebagainya. Jika kita ingin kata-kata tersebut tetap di hitung maka kita
bisa menambahkan tanda tambah :yo dawg: [+] di depan kata tersebut. Contohnya:
[ +the ],[ +of ], dan sebagainya.
Oh iya, ada hal lain yang juga perlu diketahui. Penggunaan huruf besar
dan kecil tidak akan berpengaruh pada hasil pencarian (kecuali di dalam tanda
petik). Misalnya begini, hasil pencarian [ MKV player ] akan sama dengan
pencarian [ mkv player ].
Dan satu hal lagi, panjang maksimal kalimat yang bisa di pakai di
Google tidak bisa lebih dari 10 kata (dulu, gak tau deh kalo sekarang karena
jarang nge-search pake banyak kata), termasuk sintak-sintak tambahan.
Sintak
Salah satu alternatif dalam mencari sesuatu di Google adalah dengan
menggunakan sintak. Sintak dapat digunakan lebih dari satu tapi tidak semua
sintak bisa di gabungkan. Ada aturan dalam menggunakan sintak. Berikut ini
adalah macam macam sintak yang dapat digunakan di Google:
·
[ intitle: ] untuk membatasi hanya
pada judul/nama web saja. Contoh: [ intitle: “blog random” ].
·
[ allintitle: ] untuk membatasi
hanya pada judul/nama web saja dengan variasi ekspresi pencarian lebih dari
satu. Contoh: [ allintitle: “blog random” ].
·
[ inurl: ] untuk membatasi hanya pada alamat web saja. Contoh: [ inurl:
blogger ].
·
[ allinurl: ] untuk membatasi
hanya pada alamat web saja dengan variasi ekspresi lebih dari satu. Contoh: [
allinurl: blogger ].
·
[ intext: ] untuk membatasi hanya
pada bagian dalam dokumen saja. Contoh: [ intext: blog ].
·
[ allintext: ] untuk membatasi hanya
pada bagian dalam dokumen saja dengan variasi ekspresi pencarian lebih dari satu. Contoh: [ allintext: trik blog ].
·
[ site: ] untuk membatasi hanya
pada salah satu domain saja. Contoh: [ site: blogger.com ].
·
[ link: ] membatasi hanay pada
halaman web yang memiliki link yang dicari. Contoh: [ link: www.google.co.id ].
·
[ cache: ] untuk mendapatkan
halaman web yang telah di-index Google, meskipun halaman web tersebut telah
berubah. Sintak ini akan memungkinkan kalian untuk mengakses cache Google.
Contoh: [ cache: “ronstaldo blog” ].
·
[ filetype: ] untuk membatasi tipe
file yang akan dicari. Contoh [ anime filetype: mkv ].
·
[ related: ] untuk mencari data
yang saling berhubungan. Contoh: [ anime bd related: nyaa.se ].
·
[ phonebook: ] untuk mencari
keterangan yang tersedia dalam buku telepon atau alamat. Contoh: [ phonebook:
sanda siel ronstaldo ].
Diatas udah dijelaskan antara satu sintak dengan yang lain bisa saling
digabungkan. Namun satu yang harus diingat bahwa ada juga sintak yang tidak
dapat digabungkan, diantaranya sintak yang berawalan “all”. Selain itu ada juga
sintak yang tidak dapat digabungkan, diantaranya [ intitle: ] dengan [ site: ],
[ intitle: ] dengan [ inurl: ], [ site: ] dengan [ filetype: ], dan sintak
sintak yang berlawanan lainnya.
Sedikit tips untuk kalian yang suka melakuan penelitian dalam mencari
arsip-arsip lama. Misalnya jika kalian ingin mencari informasi mengenai pemilu
2010 pada salah satu media online di internet. Ketik saja [ “tsunami aceh”
site: kompas.com ], maka Google akan memberikan hasil yang berkaitan tentang tsunami aceh yang ada di dalam arsip
Kompas.com.
Mencari penjelasan/pengertian
Jika kalian ingin mengetahui penjelasan atau pengertian tentang
sesuatu, maka tulislah query (kata pencarian) kalian dengan lengkap. Misalnya
kika kalian ingin mengetahui apa yang dimaksud dengan MKV, maka janganlah hanya
mengetikan [ MKV ] saja. Karena hasil yang akan muncul akan sangat banyak dan
sangat random. Cobalah dengan mengetikan [ What is MKV ], maka hasil yang di
dapat akan tebih terfokus dan
terperinci.
Berhitung dengan Google
Tau kah kalian bahwa Google bukan hanya pintar mencari orang hilang
tapi juga pintar dalam menghitung. Kalo kamu memasukan perhitungan [ 365+12*8 ]
dan menekan tombol search maka yang akan didapat adalah jumlah dari perhitungan
tersebut yaitu 461.
Gak cuma perhitungan sederhana tapi juga perhitungan yang rumit bisa
dihitung oleh Google. Masukan [ sqr ] untuk menghitung akar kuadrat bilangan
juga bisa di hitung olehnya. Misalnya [ sqr625 ] maka hasilnya adalah 25. Juga
perhitungan perhitungan rumit [ yang ane sering salah hitung ] lainnya, seperti
sin, cos, tan; dan fungsi
logaritma seperti ln, dan log. Daftar rinciannya bisa di liat di www.Google.com/help/calculator.html.
Tidak cuma hitung-hitungan tapi Google juga bisa menjadi alat konversi
sederhana seperti dari Km menjadi Mile (mil), inch (inci) menjadi Cm, Pound
(Pon) menjadi Kg, dll. Misalnya kita mencari [ 25 kilometer in meter ] maka Google
akan menghitungnya untuk kalian (~w~)d. Tapi perlu kalian ingat, Google akan
menghitungnya untuk kalian jika kalian memasukan formatnya dengan standar
internasional dalam berbahasa inggris jadi jika kalian memasukannya dengan
bahasa sansekerta maka Google-nya kagak akan menggubris permintaan kalian :v.
Oh iya dan sedikit info menarik, ternyata para programmer Google
menyisipkan beberapa Easter Egg kedalam
Google. Coba saja masukan [ a cup in teaspoons ].
Well, sekian tips dan trik menggunakan google dari ane semoga bermanfaat ~w~d
Salam Random
-ople-
Well, sekian tips dan trik menggunakan google dari ane semoga bermanfaat ~w~d
Salam Random
-ople-




